Mitos Penghalang Sukses

4 August 2009 9 Komentar
Suksesku karena suksesmu

Suksesku karena suksesmu

Di dalam masyarakat kita saat ini, masiii…..hh saja ada wabah-wabah penyakit berbahaya, tenang, kali ini saya ndak mbahas masalah Flu Burung ato Flu Babi. Tapi mungkin penyakit inilah yang malah lebih ganas, lebih sadis dan lebih menyesatkan. Masih terdengarkah diantara kalian, “mana mungkin saya bisa, lha wong kuliahku we jurusane bedo?” ( Mana mungkin saya bisa, Jurusan Kuliah kita berbeda) itu kalau mahasiswa. Atau seperti ini, “Mbok berjuango koyo ngopo, saya ndak mungkin bisa sukses, lha wong dah nasib saya begini dari sononya…” atau ini, “Wong dia bintangnya aja Sagitarius, dan aku Gemini, yo jelas nggak jodoh dong…?” Inilah beberapa contoh penyakit mitos-mitos dalam masyarakat yang menyesatkan dan menurun sampai ke anak cucu sekarang.

Diantara mitos-mitos tersebut dapat saya kategorikan seperti ini :

  1. Mitos pendidikan, “mana mungkin saya sukses, lha wong saya cuma lulusan SD“. Merasa tidak akan mencapai kehidupan yang lebih baik dan sukses hanya karena berpendidikan rendah.
  2. Mitos nasib, seperti contoh saya tadi di awal,Biar bekerja sekeras apapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya sudah gini dari sononya.”
  3. Mitos Kesehatan, merasa dirinya tidak kuat karena fisik.
  4. Mitos usia,  “Ini pekerjaan anak-anak muda, saya sudah terlalu tua untuk pekerjaan seperti ini“. Merasa karena sudah tua, jadi memilih untuk tidak produktif seperti waktu mudanya dulu.
  5. Mitos sex/gender, membanding-bandingkan ini kerjaan lelaki, klo yang ini wanita. “Jelas aja dia bisa, dia kan perempuan sedang saya lelaki” , atau sebaliknya.
  6. Mitos perbintangan, ini malah biasanya menyerang remaja-remaja saat ini, ” Wajar dia pinter, kan shionya macan.”
  7. Dan mungkin masih banyak penyakit mitos lainnya yang mewabah di masyarakat kita. Jawa khususnya.

Jika mitos-mitos di atas telah jadi suatu pedoman hidup, buktikan saja, nasib kita akan sulit untuk berubah. Sikap mental negatif di atas jelas merupakan pengertian yang keliru. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat Kalah sebelum Bertanding. Gagal sebelum berjuang. Tidak lulus sebelum ujian.

Sedangkan ketika bicara tentang bisnis, selalu ada 2 mitos yang menghinggapi dan berpengaruh besar di dalamnya, yaitu masalah modal dan pendidikan. Tetapi, Andrie Wongso, seorang  motivator pernah mengatakan, ” Saya justru tidak memiliki keduanya saat memulai usaha dulu. Yang saya miliki hanyalah ide-ide membuat kartu kata-kata mutiara dan keberanian untuk mencoba. Saya memiliki kungfu, dan potensi itulah yang saya manfaatkan. Melalui mengajar kungfu secara privat, saya dapatkan moda awal bisnis saya.”

Andrie Wongso menambahkan, “ Saya berangkat tanpa modal, tanpa uang, tanpa pendidikan formal yang memadai, tapi siapa yang mendahului usaha saya? Ide dan keyakinan pasti sukses jawabannya. “

Nach, intinya sekarang, buang jauh-jauh mitos-mitos menyesatkan itu. Yakinkan pada diri, kita memiliki kemampuan untuk sukses. Jika orang lain bisa sukses, kita pun punya hak untuk sukses sama seperti mereka. Dan selalu sadar, bahwa kesuksesan bukan hanya mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya. Rendah hati itulah kuncinya. Semoga menjadi motivasi tersendiri, dan semoga bermanfaat. Salam sukses.

9 Komentar »

  • Ka!Tok bilang:

    *keplok-keplok sek banter*
    sajak’e bakal dadi calon motivator soko bekonang ki mas dirimu

    response : AMIN. wes pokok e nek sing komentar bose, jawab Amin…elek e koq jik calon….hehehe…

    [Balas]

  • umi bilang:

    Sippp mas motivasinya
    mitos-mitos seperti itu banyak bangeeettt di masyarakat,
    Dan itu harus dihindari ….
    terima kasih motivasinya :)

    response : sama-sama mbak Umi….

     

    [Balas]

  • Gadis Jeruk bilang:

    sukses untuk aku, kamu, dan kita semua!

    response : sukses adalah hak kita (Andrie Wongso)

    [Balas]

  • Wandi thok bilang:

    Mitosnya bagus mas, nambah ah:
    “Nggumunan” (kayaakudotblasiki) :D

    response : Mitosnya memang bagus, tapi itu penyakit lhoh, pak….komeng Pak Wandi ke-2, sekali lagi hattrick, Pak

    [Balas]

  • Wandi thok bilang:

    Ada satu lagi mas :
    “Bingungan”
    Ada lagi:
    “Ora mudhengan”
    :D

    response: Mosok, Pak…aku malah bingung ki…

    [Balas]

  • eNPe dung dung bilang:

    Membuat Kalah sebelum Bertanding. Gagal sebelum berjuang. Tidak lulus sebelum ujian.
    jan payah tenan kuwi…
    sing penting nek sukses ojo dienggo awake dewe, flu wae iso nular, mosok sukses ra isoh, ya tho? :D
    sip dah tulisannya, laksanakan gan!

    response : selalu sadar, bahwa kesuksesan bukan hanya mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya. Rendah hati itulah kuncinya. Betul tidak…?

    [Balas]

  • eNPe dung dung bilang:

    mas, sing mau didelet wae..tak ganti kie

    response : sing endi..? halah mbok ben, ben ketok sing komen okeh….wekekek….

    [Balas]

  • eNPe dung dung bilang:

    Membuat Kalah sebelum Bertanding. Gagal sebelum berjuang. Tidak lulus sebelum ujian.
    jan payah tenan kuwi…
    sing penting nek sukses ojo dienggo awake dewe, flu wae iso nular, mosok sukses ra isoh, ya tho?
    sip dah tulisannya, laksanakan gan!

    response :berarti sukses = flu dong mbak..? Siap Laksanakan..!!!

    [Balas]

  • Andy MSE bilang:

    Wah, petuah yang sangat berguna… makasih mas!
    *liputan acara jagongan ada di blog kecakot*

    response: sama-sama pak…sudah baca dan komentar koq…

    [Balas]

Beri Komentar

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word