Social Technographics

20 May 2010 3 Komentar

Istilah Social Technographics muncul pertama kali pada tahun 2008. Adalah Charlene Li dan Josh Bernoff dari Forrester Research, orang yang pertama kali mempopulerkan istilah ini dalam blog dan buku mereka yang berjudul Groundswell. Social Technographics merupakan bentuk identifikasi dan klasifikasi berupa tingkatan anak tangga dari para pelaku sosial media. Klasifikasi yang dimaksud bukan untuk membagi-bagi golongan tetapi lebih ke arah profiling perilaku user di dalam SosMed (istilah/akronim dari Sosial Media). Seorang individu dalam sistem penggolongan technografi ini bisa jadi memiliki beberapa profil atau tergabung dalam beberapa golongan sekaligus.

Semua tergantung dengan kebiasaan perilaku pemanfaatan dan aktivitas kita selama “online” di sosial media. Ada 7 tingkatan di dalam social technographics ini, ketujuh golongan itu adalah :

1. Inactives
Yaitu golongan yang tidak membuat dan bahkan tidak mengkonsumsi jenis sosial media apapun. Jauh dari internet dan bisa dikatakan gaptek internet.
2. Spectators
Golongan ini hanya mengkonsumsi sosial media content, seperti membaca blog orang lain, melihat video atau photo hasil upload user lain, mendengarkan podcast, membaca thread-thread di forum-forum online serta membaca review. Tetapi tidak/belum berusaha membuat konten sendiri.
3. Joiners
Kalau golongan ini sudah bergabung dan sign in ke social network tertentu seperti Facebook, Twitter, Plurk atau MySpace. Mengupdate profil dan tak lupa mengunjungi situs-situs jejaring sosial lainnya.
4. Collector
Golongan ini mengorganisir dan mengklasifikasikan content untuk keperluan mereka sendiri. Misalnya mengumpulkan RSS feeds (ex: GoogleReader), menandai konten dengan tags (ex : delicious.com), atau melakukan voting dan rating (ex: digg.com). Termasuk didalamnya situs-situs agregator dan social bookmarking.
5. Critics
Golongan yang sering melakukan comment dan respon terhadap content di Sosial Media. Seperti meninggalkan komentar di blog, terlibat diskusi di forum-forum, mereview produk-produk dan mengedit suatu artikel di Wiki (ex:wikipedia)
6. Conversationalists
Golongan ini sering terlibat atau membangun suatu percakapan atau conversation di sosial media. Seperti aktivitas update status facebook atau berinteraksi secara intens di plurk atau twitter.
7. Creators
Golongan yang membuat social content, seperti mengupdate/menulis artikel di blog, mempublish website, mengupload photo/video hasil kreativitas sendiri dan lain-lain.

Seperti saya katakan di awal, penggolongan ini digambarkan seperti halnya anak tangga sehingga sering dinamakan juga Tangga Technografi. Perhatikan gambar anak tangga di bawah ini :

TANGGA TECHNOGRAFI2

Untuk saya sendiri mungkin bisa saja dikategorikan ke dalam Creator karena cukup rutin untuk mengupdate blog, bisa juga termasuk dalam Conversationalists, saya aktif di Plurk, di Twitter apalagi Facebook. Tetapi sepertinya saya bukan golongan Critics, kalaupun sering blogwalking, tapi jarang meninggalkan comment. Jadi, Sudah pahamkah Anda tentang Social Technographics ? Termasuk Golongan yang manakah anda…??

Referensi :

1. Presentasi Pak Nukman Luthfie (Virtual.co.id) dalam UNSBlogfest 1.0
2. Buku Chickenstrip (chickenstrip.org), karangan Diki Andreas

3. Google.com :D


3 Komentar »

  • wibisono bilang:

    numpang lewat..

    [Balas]

    mashendri Reply:

    mbayar….

    [Balas]

  • maslie bilang:

    wah baru tahu kalau ada kasta2 di ranahblog

    [Balas]

Beri Komentar

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word